Showing posts with label ONESHOT. Show all posts
Showing posts with label ONESHOT. Show all posts

Saturday, February 28, 2009

SWA STUDIO-NYURI!


"Apa Maksud nya 'SWA'?
SWA bermaksud: 'Shinigami Women Asociation'. itu adalah Studio terkenal di Soul Society.
SWA telah meraih banyak award..
Diantara nya adalah...

'the Funniest Video/Film Production ever!'
'The Winner of best Studio 19 M'
dll." Jelas Ichimaru yang membaca koran itu.
"Koran ini lupa mencamtumkan sesuatu." kata AIzen.
"Apa itu?" tanya Ichimaru.
"LAS NOCHES DIGUNAKAN MENJADI GEDUNG MEREKA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"Jerit Aizen.
-XX-
Buru-buru nulis gara-gara ada yang nyuruh cepet-cepet nih! yaudah! dadah!!'

Sunday, January 18, 2009

Sakura is freaking out!


Hi, Sahara ZhafachieQa disini. Kali ini ngepost cerpen.

Fic ga jelas ini cuma pelampiasan amarahku aja.
Kalo di publish di blog pribadi, ntar ada yg nangis. Kalo publish di ffn bikin malu aja, jadi bagusan aku publish disini.
Disclaimer: Apapun itu, bukan punyaku!


Pertama kali aku kenal dgnnya, aku bicara dgnnya, aku berkesimpulan dia teman yg baik. Dalam waktu tak sampai sebulan pun kami menjadi sahabat yg kompak. Tidak dgn dia aja, juga 2 teman yg lain. Ya, kami jadi sahabat krn susunan bangku kami di kelas. Aku & Ino duduk sebangku. Tenten & Hinata duduk di belakang kami. Otomatis setiap belajar maupun gosip, kami memilih teman yg jaraknya terdekat. Aku penetap dikelas itu, sedangkan ketiga yg lain dulu dari kelas lain. Awalnya aku acuh tak acuh dgn mereka, krn aku tak biasa beradaptasi dgn suasana baru. Namun, ternyata tidak buruk kok.

Ino, teman sebangku, sering sharing. Dia tau tentang fashion. Dia pernah memakeoverku, namun aku menolak. Aku benci peralatan rias. Tenten, dia duduk dibelakang Ino. Dia sarkastik, lumayan cerewet, namun dia lemah di semua pelajaran kecuali olahraga. Cerewetnya itu pernah menyelamatkan aku dari terkaman kakak kelas lho. Hinata, dia pendiam, tapi gak juga. Dia sumber ide jika belajar kelompok. Dia anak manis. Termanis diantara kami berempat. Dia bisa menyanyi. Suaranya bagus. Terkadang dia nyanyi bareng Ino. Sementara aku dan Tenten cuma nonton doang. Kadang Sasuke dan Naruto mengiringi dgn gitar.

Namun, setelah naik kelas, kami terpisah.


Aku dan Ino tetap berada di kelas kami sedangkan Hinata dan Tenten masuk ke kelas lain.

"Tenanglah, Sakura. Walaupun kita beda kelas, kita tetap bisa bertemu kan? Kami akan sering-sering kesini kok," ujar Hinata. Kalimatnya menenangkan hatiku. Memang aku tak berharap mereka sering berkunjung, tapi yg kuharapkan ia mengatakan hal itu. Persahabatan tetap terjalin walau beda kelas. Bisa dibilang, aku lebih dekat dgn Hinata dibanding teman sebangku sendiri.

Sekarang di kelas hanya ada aku & Ino. Dibelakang kami tidak ada teman yg biasa bersama kami. Sunyi. Sepi. Tak ada yg bernyanyi dikala jam kosong dan tak ada yg ngomelin aku karena aku kerajinan menulis catatan pelajaran. Terbesit dipikiranku, aku ingin ikut mereka dikelas lain. Tapi Ino mencegahku.

"Jangan Sakura, kalau kau dikelas bawah tamat sudah impianmu utk mendapat undangan dan beasiswa dari universitas yg kau idamkan!"

Benar juga, impianku bisa kandas. Dari dulu sampai sekarang aku menetap di kelas inti ini utk merebut undangan itu. Peluang dikelas ini lebih baik daripada kelas bawahan.

Ah, percuma. Semangat belajarku makin berkurang krn gak ada teman kompakan. Secara aku belajar utk bisa menjelaskannya pada Ino, Hinata dan Tenten. Itu yg mendorongku rajin belajar. Aku mencoba mendongkrak semangatku, namun sama saja. Intensitas bermain sudah kukurangi. Bahkan laptop kesayanganku sudah tak pernah kusentuh lagi. Setiap hari aku berkutat dengan buku-buku. Bahkan belajar dengan Sasuke yang jelas-jelas dulunya dia peringkat dibawahku!

Aku mulai merasa muak dengan teman sebelahku. Kenapa?
Dia tahu tentang satu pelajaran, namun ia tak pernah mengajariku. Dia malah memilih mengajarinya kepada teman yg lain. Padahal, dulu kan aku yg mengajarinya?
Dia sekarang tak pernah bertanya apapun padaku. Tak pernah sharing apapun padaku.
Dia tak mau share buku pelajaran yg aku tak punya.
Sebagai teman, aku merasa harus menolongnya dalam kesulitan. Aku pinjamkan uang padanya, namun ia tak pernah tuntas mengembalikan uangku.
Sebagai sahabat, aku merasa dikhianati!
Ah! Aku benci!

"Sakura, dompetmu bagus ya. Kau beli dimana?"
"Ha? Aku beli diluar kota, Ino? Kau suka ya?"
Ino tak menjawab pertanyaanku. Aku bisa lihat dari wajahnya, kalau dia suka dompet yg seperti punyaku.

Saat ia membeli dompetnya...
"Ih, dompetku kayaknya kebesaran ya? Ribet ya?...." ini ya? itu ya? entah apa yg Ino bilang sampai akhirnya.. "Kita tukaran dompet aja ya?"
Apa?! Tukaran?! Yang benar saja! Bisa-bisa aku dituduh nelap duit dia karena dompet itu lebih mahal dari headset mic yg kubeli! Lagi pula dompet itu..
"Maaf Ino, bukannya aku tak mau. Tapi dompet itu punya kembaran. Punya Sayuki..."
Ya, dompetku kembar dengan punya adikku. Bagaimana bisa aku menukarnya?

"Sakura, jangan bilang2 ma Temari ya, kalau aku beli dompet ini."
Hah! Ngajak aku berbohong lagi kau?! Sudah dari pertama kau bilang dompet itu pesanan Yumi pada si Temari, sekarang kau mau bilang kau tak jadi beli dompet itu pada calon kakak iparmu?! Kenapa sih kau mengajakku bermaksiat terus?!

Aku tak menjawab. Daripada menjawab (bukan) pertanyaan dia lebih baik aku membalas sms dari Sayuki dan testimonial dari Hinata.

Aku muak, muak, muak, dan muak dgn tingkahnya! Aku malas. Aku tak mengerti lagi apa maksud dan maunya. Juga apa tujuannya! Dia juga tak bisa mengerti aku. Kurasa memang tak ada bagusnya lagi aku berteman dengannya!


Sunday, January 4, 2009

Kisame Stories


Kisame lari 200 km ke depan. tapi mundur 100 km karena Deidara akan meledakan dirinya. setelah itu Kisame maju lagi 20 Km.
Tapi Kisame mundur lagi 10 Km karena ada Nelayan yang ingin menangkap diri nya.
Setelah itu, Kisame maju 40KM. Tapi mundur 150 Km lagi. karena lewat seorang Penagih yang lagi aktif(Kakuzu).
Lalu di saat keadaan aman, Kisame berlari ke depan sejauh 130 Km. Tapi dia mundur 20 Km. Di karenakan ada Hidan yang lagi marah-marah.
Lalu Lewat lagi kakuzu, akhirnya Kisame berlari mundur sejauh 110 Km.

Setelah keadaan di anggap aman untuk keluar, Kisame maju sejauh 1 Km.
Lalu Kisame maju lagi 2 Km. dan berhenti tepat di depan Toko Minuman.
Kisame minum juice Jeruk. dan membayar 50 Ryo. tapi..Kisame hanya punya 20 Ryo.
Akhir nya Kisame hutang kepada Penjual sebesar 30 Ryo.
Lalu Kisame pun berjalan maju sejauh 100 Km.


Lalu mengakhiri perjalanan setelah mundur sejauh 103 Km.
-*-*
 "A..Kisame...kamu bener-bener ngelakuin apa saja yang ditulis di Buku ini?" tanya Sasori.
"Yap!" jawab Kisame yang udah kecapek'an.
"Soal cerita ini kamu kerjain??" tanya Pain.
"Iya." jawab Kisame.
"aduh..Soal ini dikerjakan bukan dengan Begitu!!" kata Pain.
"Tapi..kata Tobi harus dipraktek'in. Pain juga saat ditanya juga bilang suruh di Praktek'in. Ya udah." Kata Kisame.
---
::Moral::
+ Pahami kata-kata orang terlebih dahulu
---

Stories©SaTsuKi a.k.a azalea


comment? Review?

Friday, November 7, 2008

TALKSHOW: Perjalanan Ita-chan menuju ke kayaan


Author: Anaro
Remember!! I'm not an Author from Fanfiction!! Okay????????
----
Anaro:Ayo kita TALKSHOW dengan Ita-chan!
Itachi: Itachi.
Anaro: Okeh! Pertama kami berkenalan dulu yakh! nama ku: Namikaze Anaro! dan ini...
Mizume: Ya! saya Fujiko Mizume! Kita akan mewawancarai Org yang tiba-tiba menjadi Kaya! yaitu..... Uchiha Itachi!
Anaro : Ayo kita tonton Perjalanannya!

Start The VIDEO!
narator(Mizume): sehabis Itachi bekerja di Akatsuki dengan membawa uang yang ya..pas-pas'an(karena Kakuzu Pelit) Itachi berusaha menuju Desa nya.
dan saat dia di jalan, dia bertemu dengan anak kecil yang kelaparan,
"Hm...kasian sekali kau..." batin Itachi.
Itachi segera pergi ke Toko Roti dan memberikan anak itu 1 dus Kue.
anak kecil itu memandang Itachi dan berkata: "terimakasih..anda sangat baik. mudha-mudha'an apa saja yang tuan inginkan akan tercapai..." Anak kecil itu segera pergi membawa Dus kue itu dan membawa nya ke tempat teman-temannya yang lain.
Itachi melanjutkan perjalanan nya menuju Desa na.
Tiba-tiba Dei berhenti di depan Itachi.
"hei Itachi. Nih!" Dei ngelempar Dompet dari Saku nya.
"Kau nyuri yakh?" tanya Itachi.
"Nggak kok...aku nemu itu di saku Kakuzu." jawab Dei.
"Itu sama aja Nyuri!" kata Itachi.
"Tapi Kakuzu jahat! masa Gaji mu di Potong 90%?" tanya Dei.
"Sudha lah...Pasrah aja." kata Itachi.
"Yaudah Un! klo ga mau Un!" Dei segera ngepot menuju Desa nya yg JAUH banget!!!
Itachi melanjutkan perjalanan nya, tiba-tiba,
"SENPAI! Ini!" Tobi memberi Uang 100 Ryo kepada Itachi.
"Untuk apa?" tanya Itachi.
"Kata Leader ini tambahan! karena Senpai baik! karena udha Nolak yang Dompet itu!" kata Tobi.
"Makasih.." Itachi sebenar nya mau menolak...tapi...Itachi takut itu meyakiti hati Tobi.
-SINGKAT! capek gw nulis-
Di rumah Uchiha di Kamar Ita-chan,
Itachi segera menabung uang itu di Tabungan....
tabungan..zrh..Ta...Bzzz...Unnnn...gan...Zrrrrrrttttttttttttttttt...

Anaro: Yakh...Udha rusak....
Mizume: Ya..KLo begitu KITA THE END AJA YUK!
Anaro: Bye!!!
Itachi: KOK jadi GINI?!
Anaro: Kaset rusak karena muka mu Rusak =))
-Langsung di hajar Itachi dan Fans nya di tempat-
Mizume: TALK SHOW tutup! dan..comment please...

Thursday, October 30, 2008

Tak tahu apa?


Here the stories:
-------------------
MyEm0.ComItachi terdiam sambil memandang Langit.
"sebenar nya apa yang terjadi?" tanya Itachi kepada diri nya sendiri.
"Un..." Deidara mengangguk-angguk sendiiri.
"Dei. kau tahu apa yang terjadi dengan Langit?" tanya Itachi.
"Nggak Un." jawab Deidara.
"MyEm0.Com" tawa Tobi tiada henti.
"Kenapa sih Un?" tanya Deidara.

"nggak apa-apa..." jawab Tobi.
"hm...ada yang mengerti kenapa Tobi seperti itu??" tanya Itachi.
"Dia kehilangan Mental." kata Kisame.
"e??Tobi ga tuh." bantah Tobi.
"Lalu kenapa?" tanya Kisame.
"Karena Tobi pengen ketawa ajah." kata Tobi.
"Kok ketawa aja?" tanya Itachi.
"Ketawa tanpa sebab ga apa-apa kan?" tanya Tobi.
"Tapi dikira Orgil Tobi." jawab Itachi.
"Yang penting masih Good Boy kan?" tanya Tobi.
-A!! Udah akh! Berisik!!-
"Hm..." jawab KIsame.
"Un!! Ada KECOAK di Rambut Itachi!!" Deidara pergi dan mengambil BayGon dan segera di Spray kan ke kepala Itachi.
Itachi Teler.
"Ups Un..." Deidara hanya meng-Un.
dan segera pergi dari tempat kejadian.
"Yakh....Itachi-senpai Teler deh..." kata Tobi.
****

Posting yang aneh lagi???
He he..comment!
author lagi makan nih. MyEm0.Com

The order


The order
Ini sih..gak ada di Fanfiction yah! Anaro itu bukan Author FFn!
Anaro hanya ingin memposting Fict juga! -tapi di Blogger-Ok! tolong di baca!
Hm..Judul sama cerita gak sama!
-----
Di markas akatsuki,
"Senpai...Itachi-senpai...Tobi laper..." keluh Tobi.
"Minta ama Dei ngapa?" kata itachi dan kembali membaca Buku nya.
"Tapi kan Dei-san lagi ga mau di ganggu, Itachi-senpai..." kata Tobi.
"ama Kisame?" tanya Itachi.
"Kisame-senpai ga mau...karena Tobi pernah makan Ikan piaraan Kisame-senpai..." tangis Tobi.
"ama Hidan 'n Kakuzu?" tanya Itachi.
"Nanti disuruh bayar... Hua..." tangis Tobi.
"ama Konan?" tanya Itachi.

"Konan lagi pergi ke salon..." jawab Tobi.
"Hantu dari Gowa hantu??-maksud nya Pein-" tanya Itachi.
"ga mau juga, senpai...hua..." Tangis Tobi.
"sasori?" tanya Itachi.
"Sasori lagi mendatangi acara penguburan Photo-photo Gaara, senpai...jadi tolong masakin...." pinta Tobi.
"Kok aku sih?" tanya Itachi.
"Karena hanya senpai yang bisa bantu Tobi..." jawab Tobi.
"Tapi Itachi ga mau..."kata Itachi.
"Klo gitu..." Tobi ngambil buku Itachi dan merobek-robek buku nya.
"JANGAN ITU, Tobi!! tolong berhenti! aku lakukan apa aja agar Buku itu selamat!! jangan robek lagi!!" Pinta Itachi nangis-nangis di kaki Tobi.-uchiha Itachi bisa nangis kayak gitu??-
"Klo gitu..ayo masakin Tobi yang enak!" suruh Tobi.
****
Di dapur,
"Tobi mau apa?" tanya Itachi.
"Mau...Berger..e?? nono..mau Spageti! e?? nono..Mau Stick! e?? nono..Mau es krim! e?? nonono..Vegetable SOUP! e?? nono...Mau....bla-bla- e?? nono..." Kata nya sama terus! jadi gak usah di tulis yakh!
1 menit: "fried chiken! e?? nono..."
2 jam: "Fried Noodle! e??nonono..."
5 jam: "Sushi! e? nono..."
100 jam kemudian: "Es Krim! e?? nono..."
"TOBI!! YANG BENER!" Bentak Itachi.
"HUa!!! Itachi-senpai nakal!!! Hua!!! " Tobi segera mengambil Buku itu lagi dan ingin merobek satu halaman. "NO!!!!!!!" Teriak Itachi.
"Makanya! sekarang masakin Tobi!" perintah Tobi.
"Kau mau apa??" tanya Itachi.
"Mau...."
1 jam: "mau..."
keadaan itachi: stay cool
1: 30 : "mau...."
keadaan Itachi: keep cool.
2.00: "Mau..."
keadaan itachi: Don't let the cool away from you!
2:40: "m...Mau..."
keadaan Itachi: Don't the angry take over you
3:00: "Mauuuuuuuuuuuuuuuuu....."
keadaan Itachi: Don't let angry take over your mind!
4:00: "M....Wiii...Mau..Mau..."
keadaan Itachi: keep smile
5.00: "Mau....."
keadaan Itachi: keep smile, don't let angry take over your mind, Keep cool...
Magrib: "Mau..."
"Sholat dulu yuk." ajak Itachi.
maka mereka berdua pun sholat.
selesai Sholat, Itachi menengok ke jendela,
"Kok Konan belum pulang ya??" tanya Itachi.
"Kan di salon lama Un." jawab Deidara tiba-tiba.
"Dei?? ke mana aja? kok gak ngurus KOuhai mu?" tanya Itachi.
"Kesempatan kan? kau ngurus Tobi. sementara aku Tidur."

"MyEm0.Com"Itachi memandang Deidara+ Shock mendengar perkataan Dei.

"apa Un? ternyata aku lebih pintar dari mu kan Un?" Tebak Deidara.

"Jadi..kau memperalat ku Dei?!" tanya Itachi.

"bisa di bilang seperti itu Un."

"MyEm0.Comkenapa aku bisa di bodohi?? Why??"Itachi segera pergi ke kamar nya dan menangis sepuas-puas nya di kamar nya. Nyampek Puas! coba! Nampe PUas!

*** The end****

Puas??? MyEm0.Comsekarang comment!!

 

Postkan Karanganmu Di sini! Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino